cookieChoices = {}; Restoran Toilet Langsung ke konten utama

Restoran Toilet

Apakah anda termasuk orang yang suka makan di toilet? atau anda ingin mencoba sensasi baru makan di toilet? datang saja ke taiwan ..tepatnya di MODERN TOILET, Shilin, Taiwan.

Modern Toilet, sebuah restoran bertema toilet baru-baru ini dilihat dibuka di distrik Shilin di Taipei, Taiwan. Semua kursi di restoran yang penuh sesak ini terbuat dari closet,bukan kursi. Apakah Anda ingin mencicipi es krim berbentuk seperti kotoran?
maka datang saja kemari. Makan di sini merupakan suatu pengalaman bersantap yang sangat unik untuk anda semua.
Anda akan duduk di bak mandi (meja Anda) dikelilingi oleh closet (tempat duduk Anda). Makanan muncul di toilet mendesis sendiri seperti "kentut kotoran" . Dessert es krim datang dalam WC jongkok. Tempat ini Sangat menyenangkan untuk makan dan tempat berkumpul yang baik hanya
dengan $ 10!
Makanan yang disajikan pun beraneka ragam dan nama. Ada yang dinamakan Bloody Poop ( ice cream sundae) dan nama-nama menjijikan lainnya.
Tapi lucunya setiap orang yang mau ke toilet "beneran" tetap harus pergi ke toilet sesungguhnya walaupun di hadapan mereka tersebar puluhan toilet..

GAMBAR LAY OUT RESTAURANT




CONTOH MAKANAN DI MODERN TOILET
                   

Komentarin ahh:
Widdihh.. udah pada sarp kali orang sana yah... bosen kali cari tempat makan bersih, datengin aja tempat makan mrip toilet... aduh2.. tapi seru jga kayanya... klo ada di di indo.. hehehe

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen Remaja : Missing You

Rasanya semua berjalan terlalu cepat. Kita berkenalan, kemudian bercerita tentang banyak hal sampai aku merasa bahwa kamu adalah milikku. Kamu membawa perasaan aneh pada hatiku. Setiap hari rasanya hanya ingin bertemu denganmu, atau hanya sekedar saling berbicara di telefon. Entah mengapa semua waktu kosong dalam hariku sudah terpenuhi dengan namamu. Hanya dengan memikirkanmu bisa membuat perasaanku tak karuan. Hariku yang biasa berganti penuh senyum tiap kali membayangkan hidupku denganmu.   Perasaanku tiap detiknya semakin dalam padamu. Kisah yang awalnya hanya ingin berteman, kini berharap lebih. Ada perasaan takut kehilangan walaupun kamu ada disampingku. Cemburu seakan sudah bersarang dalam hatiku. Otak dan jiwaku seakan dibawah kendalimu. Rasanya sesak aku bernafas ketika jauh dan takut ketika bersama. Aneh, aku tidak pernah menyukai sesuatu terlalu berlebihan seperti saat ini. Aku membayangkan diriku bagai drakula yang meminta darah darimu. Tak bisa hidup tanpa ...

Cerpen Remaja : Kebodohanku Karena Cinta

            Jika saja aku melepaskanmu lebih cepat, pasti tidak akan sesakit ini. Jika saja aku mengikuti logika dan pergi menjauhimu, pasti aku tidak menjadi gadis bodoh seperti ini. Dan jika saja kita tidak pernah bertemu, maka aku akan tetap gadis biasa yang tak mengenal rasa dari dikhianati. Semua itu diawali dengan kata jika yang tak mungkin lagi dapat aku ambil. Sekarang hanya tertinggal bayanganmu bersama air mataku yang terbuang sia-sia.             Kamu membuang banyak rayuan yang membuat gadis manapun terlena. Bahkan dengan teganya, kamu menipu gadis pendiam sepertiku dengan mimpi manis dari cinta. Tak heran jika kamu berani mengumbar kasih pada wanita lain didepanku. Aku benar-benar gadis bodoh yang mau diperdaya olehmu. Ya, aku menyesal telah mengenal cinta darimu.             Kamu tidak pernah tahu ...

Cerpen Remaja : Harapan, Cepatlah Datang

            Ku pandangi awan yang menghitam ditiup angin. Suara ribut dari langit seakan menjadi simfoni yang tepat bagiku sekarang. Kilatan cahaya terkadang juga menyapa, membuka dunia dari gelapnya mendung. Bahkan cahayanya cukup untuk membuat mata ini teringat kenangan terakhir kita dalam kilasan cepat. Pertemuanku denganmu yang mengakhiri semuanya. Hubungan, cinta dan hidupku terputus sejak hari itu. Hari aku memulai tangis yang berkepanjangan.         Tetes demi tetes langit mulai berjatuhan ke perut bumi. Bersamaan dengan jatuhnya hujan, air matakupun ikut melayang bersamanya dan lamunanku pergi ke saat-saat aku merindukanmu. Hari dimana aku duduk disudut ruangan menanti kedatanganmu meski aku tahu kau tak akan pernah datang. Hari dimana aku menjadi pecandu pada senyummu yang melegakan dahagaku. Hari dimana aku bisa memanggil namamu dengan ringan dan penuh cinta. Tapi ...