cookieChoices = {}; // Untold Stories Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Female

Ma Diary

How do you feel ? Calm Date : Tuesday, May 6th 2018 Assalamu'alaikum. Wr. Wb Dentingan piano lembut mengiringi hari yang terik. Beberapa waktu yang lalu, aku mengikuti sebuah acara kepenulisan di kampus. Acara itu mengingatkanku pada blog ini. Aku membuka satu demi satu tulisanku terdahulu, begitu lembut. Aku yang dulu begitu percaya dengan keajaiban dan ketulusan, kini telah menjadi wanita egois dengan perasaaannya sendiri. Aku memang telah berubah. Kau tau, kini aku punya beberapa teman di kampus. Aku menjalani perkualiahanku dengan semangat karna ada mereka, sosok-sosok yang mendukungku. Ketika aku jauh dari rumah, aku seakan menjadi lebih kuat dan tangguh dalam menjalani apapun. Aku bisa pulang lewat tengah malam sendirian, aku mendaki gunung padahal aku memelihara penyakit dalam tubuh kecilku ini, bahkan aku berani mencintai seseorang. Aku baru sadar bahwa banyak hal yang terlewatkan. Banyak peristiwa yang tak sempat aku tulis, ribuan perasaan tidak tercurahka...

Senja di Cafe

Jari-jariku membeku didepan layar laptop. Entah kemana perginya semua kata-kata yang sejam tadi memenuhi otakku. Semua kalimat yang awalnya sudah kurencanakan akan keluar dari blogku tiba-tiba lenyap sesampainya dirumah. Kedua alisku saling menyatu saat aku mencoba memutar kembali semua perasaan yang ingin kujadikan ceritaku. Tak ada, kurasa kalimat-kalimat indah tadi tak bisa menunggu sampai mereka benar-benar tidak keluar dari kepala yang sama. Aku meraih secangkir kopi hitam khas Arabbica sekedar membantuku mencari tema lain yang mungkin bisa jadi dewa penyelamat dari editorku. Rasa pahit dari serbuk hitam kopi yang sampai sekarang masih kubenci mengingatkanku pada Pasha, mantan gebetan yang doyan nongkrong di cafe. Aku harus mengakui bahwa aku tidak bisa move on dari pria yang aku sukai sejak menjadi mahasiswa. Mungkin rasanya akan jauh lebih baik jika bisa menyebutnya mantan pacar, tapi itu tak akan pernah terjadi meskipun kami pernah berciuman sebelumnya. Itu sebabny...

Satu Bulan Tanpamu

Aku tiba satu jam sebelum Kedai Ramen Takashima ini tutup. Ramen ini   dengan tipikal kebanyakan warung mie pingir jalan dengan bangku pelanggan memanjang di stand-stand mie yang menyatu dengan kedai bagian dalam. Nuansa merah dan emas dengan poster-poster bertuliskan aksara Hiragana dan Katakana , berpadu dengan kehangatan aroma kuah mie. Tak banyak pelanggan di tengah malam ini membuatku cepat dilayani oleh pramuniaga muda. Aku segera mengucap Chicken Ramyun kepada pramuniaga yang tampak seperti umumnya murid part time . Aku duduk dibalkon depan kedai. Jasmine ocha yang disajikan gratis menjadi temanku menatap langit Soeul.   Kilauan bintang terlihat samar diantara lampu-lampu jalan. Aku mengeluarkan ponsel mungil dari tas hitam jadul hadiah dari ibuku. Aku menatap lama ponsel buatan Korea itu lama. Tak ada pesan ataupun panggilan. Aku letakkan kembali ponsel itu dan mulai memakan Ramyun yang sedari tadi menunggu untuk disantap. Tanpa sadar setetes air...

Lyric Yoon Mi Rae - ALWAYS || Descendants of the Sun OST

Lyric Yoon Mi Rae - ALWAYS HANGUL LYRICS 그대를 바라볼 때면 모든 게 멈추죠 언제부턴지 나도 모르게였죠 어느 날 꿈처럼 그대 다가와  내 맘을 흔들죠 운명이란 걸 나는 느꼈죠 I Love You  듣고 있나요  Only You 눈을 감아봐요.  바람에 흩날려 온 그대 사랑 whenever, wherever you are whenever, wherever you are ohohoh love, love, love 어쩌다 내가 널 사랑했을까  밀어내려 해도 내 가슴이 널 알아봤을까 I Love You  듣고 있나요  Only You 눈을 감아봐요.  모든 게 변해도 변하지 않아 넌 나의, 난 너의 사랑 그대 조금 돌아온대도 다시 나를 스쳐지나더라도 괜찮아요 그댈 위해 내가 여기 있을게 I Love You  잊지 말아요.  Only You 내 눈물의 고백.  바람에 흩날려 온 그대 사랑 whenever, wherever you are whenever, wherever you are ROMANIZATION Geudaereul barabol ttaemyeon modeun ge meomchujyo Eonjebuteonji nado moreugeyeossjyo Eoneu nal kkumcheoreom geudae dagawa Nae mameul heundeuljyo Unmyeongiran geol naneun neukkyeossjyo I love you Deutgo issnayo Only you Nuneul gamabwayo. Barame heutnallyeo on geudae sarang Whenever, wherever...

Terrarium 2

Assalamu'alaikum. Wr. Wb Terrarium adalah cara seorang pecinta tanaman untuk menunjukan keindahan tanamannya. Sebenarnya terrarium tercipta tanpa sengaja oleh Nathaniel B. Ward, seorang ahli fisika dari Inggris. Dia telah melakukan percobaan di laboratorium mengenai perkembangan serangga, namun sebuh pakis tumbuh didalam tabung percobaannya. Hal ini menarik perhatian Nathaniel sehingga mengalihkan tema percobaannya dan menyebutnya The Wardian case, sekarang dikenal Terrarium. Terrarium memang belum cukup dikenal oleh masyarakat. Anggapan menanam tanaman saja sudah cukup masih cukup kental sehingga belum menyadari nilai estetika dari tanaman. Seiring berjalannya waktu, terrarium mulai marak di kota-kota besar terutama di Jawa Barat. Entahlah, menurutku Bogor punya faktor tertentu hingga menjadi sentral Terrarium. Aku sendiri telah mempunyai terrarium di rumah. Namun susah-susah gampang merawat terrarium. Salah langkah justru membuat tanaman busuk, layu, kering...

Cerita Bersambung : La Cannes (Paris 2)

Aku sampai dikota yang sangat kukenal, bahkan seantero jagadpun hafal namanya. Entah atas alasan apa yang membuat pria ini memaksaku naik ke mobilnya hingga sampai di kota Cannes ini. Tapi aku semakin berfikir pria ini pasti sudah tidak waras. Peran atau apalah itu? Semoga aku cepat terbangun dari mimpi buruk ini. Oh, aku ingat sekarang ancamannya akan merobek Molliere- ku. Dasar psikopat! dia telah berhasil membuat aku mengikuti perintahnya. God , dari sekian juta pria yang hidup dimuka bumi ini, kenapa memilih orang ini yang menemukan bukuku? Tidakkah Leonardo de Caprio atau Johnny Depp tidak pantas untukku? Ahh.. aku memang pemilih sekali. Semoga Tuhan tidak menghukumku. Kumohon Tuhan, lepaskan aku dari pria ini.. Tak lama terlihat pasir putih Cannes yang penuh dengan La Croisette berjejer rapi mengelilinginya. Pantai Cannes yang diselubungi oleh hotel-hotel mahal dan banyak opera memang banyak menarik hati seluruh warga bumi. Sejenak aku menikmati pantai Canne...