cookieChoices = {}; Park Shin Hye - Story Langsung ke konten utama

Park Shin Hye - Story

Park Shin Hye - Story Lyrics



Romanizition :

barami na ansseureowo buseo
jideut gamssa nal ana juna bwa
baramdo neul honjaraseo
chingu na doejago nal ttaraona bwa
nan gwaenchanh dago
nan gwaenchanh dago amuri useo bwado
So tell me a story
So tell me your sadness
nae maeumeul heundeureo
gaman dujil anha

So tell me a story
I know that you’re sorry
naege jocha sumgyeodun
nae mameul dudeuryeo

So tell me a story

barami nae nune seuchyeo
jagi ttaemunin cheog
ul temyeon ullago
nan gwaenchan hdago
nan gwaenchanhdago
amuri marhaebwado
So tell me a story
So tell me your sadness
nae maeumeul heundeureo
gaman dujil anha

So tell me a story
I know that you’re sorry
naege jocha sumgyeodun
nae mameul dudeuryeo

So tell me a story

So tell me a story
So tell me your sadness
nae gaseumeul hejibeo
nal ulge mandeureo

So tell me a story
I know that you’re sorry
dalbit dwie gamchwodun
nae seulpeum mwonyago
geu ginagin yaegi







          English : 
Maybe the wind pitied me and
is crushingly embracing me
Maybe the wind wants to be  friends
and follows me because it’s always alone
No matter how much I smile,
saying that I’m alright
So tell me a story
So tell me your sadness
You shake up my heart,
not leaving it alone
So tell me a story
I know that you’re sorry
Knocking on my heart that
even I hid from myself
So tell me a story
The wind passes by my eyes Telling me to
cry if I want, as if it’s the wind’s fault
No matter how much
I say I’m alright
So tell me a story
So tell me your sadness
You shake up my heart,
not leaving it alone
So tell me a story
I know that you’re sorry
Knocking on my heart that
even I hid from myself
So tell me a story
So tell me a story
So tell me your sadness
You tear up my heart,
making me cry
So tell me a story
I know that you’re sorry
You ask me about my sadness
that is hidden behind the
moonlight That long story





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen Remaja : Missing You

Rasanya semua berjalan terlalu cepat. Kita berkenalan, kemudian bercerita tentang banyak hal sampai aku merasa bahwa kamu adalah milikku. Kamu membawa perasaan aneh pada hatiku. Setiap hari rasanya hanya ingin bertemu denganmu, atau hanya sekedar saling berbicara di telefon. Entah mengapa semua waktu kosong dalam hariku sudah terpenuhi dengan namamu. Hanya dengan memikirkanmu bisa membuat perasaanku tak karuan. Hariku yang biasa berganti penuh senyum tiap kali membayangkan hidupku denganmu.   Perasaanku tiap detiknya semakin dalam padamu. Kisah yang awalnya hanya ingin berteman, kini berharap lebih. Ada perasaan takut kehilangan walaupun kamu ada disampingku. Cemburu seakan sudah bersarang dalam hatiku. Otak dan jiwaku seakan dibawah kendalimu. Rasanya sesak aku bernafas ketika jauh dan takut ketika bersama. Aneh, aku tidak pernah menyukai sesuatu terlalu berlebihan seperti saat ini. Aku membayangkan diriku bagai drakula yang meminta darah darimu. Tak bisa hidup tanpa ...

Cerpen Remaja : Kebodohanku Karena Cinta

            Jika saja aku melepaskanmu lebih cepat, pasti tidak akan sesakit ini. Jika saja aku mengikuti logika dan pergi menjauhimu, pasti aku tidak menjadi gadis bodoh seperti ini. Dan jika saja kita tidak pernah bertemu, maka aku akan tetap gadis biasa yang tak mengenal rasa dari dikhianati. Semua itu diawali dengan kata jika yang tak mungkin lagi dapat aku ambil. Sekarang hanya tertinggal bayanganmu bersama air mataku yang terbuang sia-sia.             Kamu membuang banyak rayuan yang membuat gadis manapun terlena. Bahkan dengan teganya, kamu menipu gadis pendiam sepertiku dengan mimpi manis dari cinta. Tak heran jika kamu berani mengumbar kasih pada wanita lain didepanku. Aku benar-benar gadis bodoh yang mau diperdaya olehmu. Ya, aku menyesal telah mengenal cinta darimu.             Kamu tidak pernah tahu ...

Cerpen Remaja : Harapan, Cepatlah Datang

            Ku pandangi awan yang menghitam ditiup angin. Suara ribut dari langit seakan menjadi simfoni yang tepat bagiku sekarang. Kilatan cahaya terkadang juga menyapa, membuka dunia dari gelapnya mendung. Bahkan cahayanya cukup untuk membuat mata ini teringat kenangan terakhir kita dalam kilasan cepat. Pertemuanku denganmu yang mengakhiri semuanya. Hubungan, cinta dan hidupku terputus sejak hari itu. Hari aku memulai tangis yang berkepanjangan.         Tetes demi tetes langit mulai berjatuhan ke perut bumi. Bersamaan dengan jatuhnya hujan, air matakupun ikut melayang bersamanya dan lamunanku pergi ke saat-saat aku merindukanmu. Hari dimana aku duduk disudut ruangan menanti kedatanganmu meski aku tahu kau tak akan pernah datang. Hari dimana aku menjadi pecandu pada senyummu yang melegakan dahagaku. Hari dimana aku bisa memanggil namamu dengan ringan dan penuh cinta. Tapi ...