cookieChoices = {}; Let’s Making Sweet Chocolat Langsung ke konten utama

Let’s Making Sweet Chocolat



Hai…
Devy disini membawa kabar gembira buat para pencinta Chocolate. Tadi pagi, Devy lagi asik baca manga and ketemu artikel aneh di komik itu. Eh, ada resep dari chocolate. Lucu ya komiknya ada resep hihihi…

Enak ya rasa chocolate itu, tapi gimana sih caranya membuat chocolate itu?
Nah, Devy bawa beberapa resep yang bisa bantu kamu. Kalau kamu sudah bisa membuatnya bisa untuk dimakan sendiri, atau kasih ke pacar atau orang yang lagi PDKT’in… Chie…

Semoga pacarnya tambah lengket ya! Pacar mana sih yang nggak suka dibuatin chocolate dari tangan kekasihnya…

Okey. Let’s begin

Chocolate Mint Alternate


Siapin :
•    250 gr white cooking chocolate compound
•    250 gr dark cooking chocolate compound
•    4 tetes mint candy flavor

Lakukan :
•    Lelehkan white cooking chocolate compound dan 2 tetes mint candy flavor.
•    Tuangkan dark cooking chocolate compound ke atas white cooking chocolate compound. Jangan       sampai diaduk ya.
•    Ambil coklat dengan sendok secara hati-hati ke dalam cetakan. Remember, jangan sampai teraduk supaya kamu bisa dapat efek marmer.
•    Masukkan ke dalam lemari es hingga beku. Lalu keluarkan dari cetakan, seperti mengelurkan es batu.

Truffle




Siapin :
•    250 gr Whipping cream
•    50 gr mentega tawar
•    500 gr dark cooking chocolate compound
•    50 ml rum
•    250 gr cocoa powder
•    Kertas minyak

Lakukan :
•    Potong kecil-kecil dark cooking chocolate compound.
•    Panaskan cream dan mentega tawar dengan api sedang.
•    Tuangkan pada dark cooking chocolate compound. Aduk hingga larut menjadi satu.
•    Tambahan rum, tutup dengan wrapping kap. Daimkan selama satu malam dan pastikan ditauh di suhu ruangan.
•    Masukkan adonan ke dalam plastik yang telah dilubangi. Oia, jangan terlalu lebar ya. Lalu diatas kertas minyak, tekan kantong berisi adonan hingga terbentuk adonan berbentuk bulat. Kemudian masukkan ke dalam lemari es.
•    Lelehkan dark cooking chocolate compound secukupnya lalu celupkan bola-bola coklat di step ke4 kedalamnya.
•    Gulingkan bola-bola adonan coklat pada cocoa powder. Lalu beri variasi sesuka hati deh.



Chocolate Bubble


Siapkan :
•    100 gr dark cooking chocolate compound, dicincang kasar
•    150 gr dark cooking chocolate compound, dilelehkan
•    800 cc whipping cream
•    500 gr mentega tawar
•    75 gr selai kacang
•    50 gr kacang mede
•    50 gr rice bubble atau bisa disebut juga rice krispies (Sejenis sereal yang terbuat dari beras)
•    Allumunium foil
•    Nampan

Lakukan :
•    Satukan whipping cream dan mentega tawar, lalu panaskan dengan api sedang. Tuang ke wadah berisi dark cooking chocolate compound yang sudah dicincang. Aduk sampai rata. Tambahkan selai kacang. Aduk hingga rata. Masukkan ke lemari es himgga adonan dapat dipulung.
•    Keluarkan adonan, campur dengan rice bubble dan kacang mede. Bulat-bulatkan adonan dengan menggunakan 2 buah sendok sop. Kalau masih susah, bisa diganti dengan tanganmu yang sudah dicuci dengan air dingin. Lalu taruh bola-bola coklat pada nampan yang sudah dilapisi allumunium foil. Simpan di lemai es hingga mengeras.
•    Keluarkan, lalu celupkan satu per satu bola-bola coklat tersebut ke dalam lelehan dark cooking chocolat compound yang sudah agak dingin, tapi masih cair. Tiriskan dengan menggunakan bantuan sumpit atau garbu. Letakkan kembali pada nampan yang sudah dilapisi allumunium foil. Masukkan ke dalam lemari es dan tunggu hingga mengeras.

Itulah, sedikit warna yang bisa Devy hiasi untuk harimu. Huah… capek nih, Devy lanjutkan kapan-kapan lagi ya…
Oia, ingat! Kalo gambar-gambar yang aku lampirin bukan gambar aslinya lho!Tapi bisa dong dikreasikan...hehehe...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen Remaja : Missing You

Rasanya semua berjalan terlalu cepat. Kita berkenalan, kemudian bercerita tentang banyak hal sampai aku merasa bahwa kamu adalah milikku. Kamu membawa perasaan aneh pada hatiku. Setiap hari rasanya hanya ingin bertemu denganmu, atau hanya sekedar saling berbicara di telefon. Entah mengapa semua waktu kosong dalam hariku sudah terpenuhi dengan namamu. Hanya dengan memikirkanmu bisa membuat perasaanku tak karuan. Hariku yang biasa berganti penuh senyum tiap kali membayangkan hidupku denganmu.   Perasaanku tiap detiknya semakin dalam padamu. Kisah yang awalnya hanya ingin berteman, kini berharap lebih. Ada perasaan takut kehilangan walaupun kamu ada disampingku. Cemburu seakan sudah bersarang dalam hatiku. Otak dan jiwaku seakan dibawah kendalimu. Rasanya sesak aku bernafas ketika jauh dan takut ketika bersama. Aneh, aku tidak pernah menyukai sesuatu terlalu berlebihan seperti saat ini. Aku membayangkan diriku bagai drakula yang meminta darah darimu. Tak bisa hidup tanpa ...

Cerpen Remaja : Kebodohanku Karena Cinta

            Jika saja aku melepaskanmu lebih cepat, pasti tidak akan sesakit ini. Jika saja aku mengikuti logika dan pergi menjauhimu, pasti aku tidak menjadi gadis bodoh seperti ini. Dan jika saja kita tidak pernah bertemu, maka aku akan tetap gadis biasa yang tak mengenal rasa dari dikhianati. Semua itu diawali dengan kata jika yang tak mungkin lagi dapat aku ambil. Sekarang hanya tertinggal bayanganmu bersama air mataku yang terbuang sia-sia.             Kamu membuang banyak rayuan yang membuat gadis manapun terlena. Bahkan dengan teganya, kamu menipu gadis pendiam sepertiku dengan mimpi manis dari cinta. Tak heran jika kamu berani mengumbar kasih pada wanita lain didepanku. Aku benar-benar gadis bodoh yang mau diperdaya olehmu. Ya, aku menyesal telah mengenal cinta darimu.             Kamu tidak pernah tahu ...

Cerpen Remaja : Harapan, Cepatlah Datang

            Ku pandangi awan yang menghitam ditiup angin. Suara ribut dari langit seakan menjadi simfoni yang tepat bagiku sekarang. Kilatan cahaya terkadang juga menyapa, membuka dunia dari gelapnya mendung. Bahkan cahayanya cukup untuk membuat mata ini teringat kenangan terakhir kita dalam kilasan cepat. Pertemuanku denganmu yang mengakhiri semuanya. Hubungan, cinta dan hidupku terputus sejak hari itu. Hari aku memulai tangis yang berkepanjangan.         Tetes demi tetes langit mulai berjatuhan ke perut bumi. Bersamaan dengan jatuhnya hujan, air matakupun ikut melayang bersamanya dan lamunanku pergi ke saat-saat aku merindukanmu. Hari dimana aku duduk disudut ruangan menanti kedatanganmu meski aku tahu kau tak akan pernah datang. Hari dimana aku menjadi pecandu pada senyummu yang melegakan dahagaku. Hari dimana aku bisa memanggil namamu dengan ringan dan penuh cinta. Tapi ...