cookieChoices = {}; Kim Soo Hyun – In Front Of Your House Langsung ke konten utama

Kim Soo Hyun – In Front Of Your House

Kim Soo Hyun – In Front Of Your House Lyrics

 

 
 

Romanized:

Ne hyanggiga gadeukhan
Neoui jip ape omyeon
Hancham dongan mangseorida
Cheoeum son jabatdeon
Geunarui seolleim yeojeonhande
Hoksi neoreul bol su isseulkka
Useumyeo insahal su isseulkka
Babogateun gidael hamyeo
Dwidora seoneunde
Jeo meolliseo ne moseup boinda
Gopge biseoneomgin meorido
Sujupge utdeon geu misodo
Geudaeronde yejeon moseup geudaeronde
Jigeum ne yeopeneun naega anin dareun saram
Hoksi nega nareul bolkkabwa
Jeo golmok sairo nareul sumgigo
Babocheoreom nunmuri na dwidora seoneunde
Jeo meolliseo nega nal bureunda
Gopge biseo neomgin meorido
Sujupge utdeon geu misodo
Geudaeronde yejeon moseup geudaeronde
Jigeum ne yeopeneun ijen naega anin dareun saram
Na eobsido utgo inneun ne moseubi
Haengbokhae boyeoseo neomuna yeppeoseo

English Translation:

When I’m at the front of your house
That is filled with your scent
I hesitate for a long time
Like the time we held hands for the first time
The butterflies are still there
Will I be able to see you?
Will I be able to smile and say hello?
With those foolish expectations
I turn around
But I see you coming from far away
Your pretty brushed back hair
Your shy smile
It’s still the same, just like before
But the me in front of you is a different person
In case you see me
I hid myself between the alley
Like a fool, tears came
So I turned around
But you are calling me from far away
Your pretty brushed back hair
Your shy smile
It’s still the same, just like before
But the me in front of you is a different person
You, who is smiling, even without me
You look so happy, look so pretty

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ndak Penting #Sloo

Hai, ini aku lagi. Aku harap masih ada bagian dariku yang mengingatkan kalian padaku dulu. Ya, dulu. Dulu ketika aku masih bisa tidur karena ngantuk dan masih bisa menonton semua serial tv yang aku sukai. Sekarang itu semua seakan hanya sebuah mimpi yang terkadang terwujud dalam beberapa jam saja. Kenikmatan itu ada, tapi hanya sebagian kecilku yang dulu. Maafkan aku jika isi entry ini sama sekali tidak penting. Aku hanya sedang bosan diantara laporan dan segala draft jadi yang harus aku kerjakan malam ini. Entah terbentur apa hingga aku teringat blog ini. Blog kekanakan dan lebay, kata kakakku. Aku serius. Aku sangat kesepian. Aku sangat kesepian di keramaian khalayak kampus yang berjubel. Aku masih kosong disaat jadwal harianku penuh dengan deadline. Hatiku tetap beku meskipun sering berlari ke kampus di siang hari. Aku merasa tak ada perubahan signifikan dari hatiku. Aku masih rapuh namun berlagak tangguh. Tak pernah berkawan, Tak pernah mengenal cin...

Multiple Intellegence

Mari kita memulai dari hal yang sederhana seperti definisi cerdas pada dasarnya. Bayangkan sejenak apabila anda ditengah perjalanan namun kendaraan anda tiba-tiba mogok, siapakah orang yang paling tepat untuk mengatasi hal tersebut? Apakah seseorang dengan gelar doktor dari universitas terkemuka sepintar Albert Einstein atau seorang montir lulusan SMP? Jelas jawaban yang tepat adalah montir dimana keahliannya pada mesin kendaraan anda sudah terjamin. Dari sinilah kita mulai mengubah pemikiran mengenai pengertian cerdas. Pada dasarnya kecerdasan bergantung pada konteks, tugas serta tuntutan yang diajukan oleh kehidupan, bukan sekedar skor yang ada pada tes IQ ataupun gelar. Kecerdasan adalah kemampuan untuk menangkap situasi baru serta kemampuan untuk belajar dari pengalaman seseorang. Howard Gardner, seorang psikolog terkenal yang menantang keyakinan lama mengenai makna cerdas. Gardner berpendapat bahwa masyarakat umumnya terlalu memusatkan perhatian terhadap pemikiran ve...

Satu Bulan Tanpamu

Aku tiba satu jam sebelum Kedai Ramen Takashima ini tutup. Ramen ini   dengan tipikal kebanyakan warung mie pingir jalan dengan bangku pelanggan memanjang di stand-stand mie yang menyatu dengan kedai bagian dalam. Nuansa merah dan emas dengan poster-poster bertuliskan aksara Hiragana dan Katakana , berpadu dengan kehangatan aroma kuah mie. Tak banyak pelanggan di tengah malam ini membuatku cepat dilayani oleh pramuniaga muda. Aku segera mengucap Chicken Ramyun kepada pramuniaga yang tampak seperti umumnya murid part time . Aku duduk dibalkon depan kedai. Jasmine ocha yang disajikan gratis menjadi temanku menatap langit Soeul.   Kilauan bintang terlihat samar diantara lampu-lampu jalan. Aku mengeluarkan ponsel mungil dari tas hitam jadul hadiah dari ibuku. Aku menatap lama ponsel buatan Korea itu lama. Tak ada pesan ataupun panggilan. Aku letakkan kembali ponsel itu dan mulai memakan Ramyun yang sedari tadi menunggu untuk disantap. Tanpa sadar setetes air...