cookieChoices = {}; Lirik Terlalu Lama Sendiri Langsung ke konten utama

Lirik Terlalu Lama Sendiri

Kunto Aji - Terlalu Lama Sendiri


Sudah terlalu lama sendiri 
Sudah terlalu lama aku asyik sendiri 
Lama tak ada yang menemani rasanya
 
Pagi ke malam hari tak pernah terlintas di hati 
Bahkan di saat sendiri aku tak pernah merasa sepi 
Sampai akhirnya kusadari aku tak bisa terus begini 
Aku harus berusaha tapi mulai darimana
 
Sudah terlalu lama sendiri 
Sudah terlalu lama aku asyik sendiri 
Lama tak ada yang menemani rasanya
 
Sudah terlalu asyik sendiri 
Sudah terlalu asyik dengan duniaku sendiri 
Lama tak ada yang menemani rasanya
 
Teman-temanku berkata yang kau cari seperti apa 
Ku hanya bisa tertawa nanti pasti ada waktunya 
Walau jauh dilubuk hati aku tak ingin terus begini 
Aku harus berusaha tapi mulai dari mana
 
Sudah terlalu lama sendiri 
Sudah terlalu lama aku asyik sendiri
 Lama tak ada yang menemani rasanya
 
Sudah terlalu asyik sendiri 
Sudah terlalu asyik dengan duniaku sendiri 
Lama tak ada yang menemani rasanya
Jauh di lubuk hati aku tak ingin sendiri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dreaming...

  Mimpi.... Semua orang memiliki mimpi, Dan aku yakin semua orang berhak bermimpi Tapi ... Lingkungan lah yang membuat mimpi itu lenyap Aku cuma ingin kalian tau bahwa kita telah berubah Sejak kita mengenal lingkungan Dulu, kita mungkin berharap menjadai seorang princess Mungkin ingin menjadi Presiden Mungkin juga menjadi Kupu-kupu Gila!! Gila??? Kenapa bisa Gila?? Otak kita telah dicuci oleh Kenyataan Ahhh...Mana bisa aku menjadi Presiden! Lebih baik jadi Guru Yang lebih Mudah Atau menjadi pengusaha kecil-kecilan saja Jangan Pernah biarkan otak kita tercuci oleh kenyataan Karena kita akan kehilangan indahnya mimpi

Hyorin – Hello, Goodbye

Hyorin – Hello, Goodbye Lyrics Romanized: Uyeonhi naege dagawa Gamssa anajugo Seoro meonghani baraboda Geonnaen mal annyeong Kkumsogeseoman seuchyeogatdeon Jigeum neon nae ape Sarangi wanneunde Geudaen tteonandae Gidaryeonneunde Deo bol suga eopdae Neul babocheoreom Heureuneun nunmuri malhae Annyeong ijen good bye Hello hello hello Hello hello Dasi mannal ttaen naega meonjeo Gwaenchanha annyeong Kkumeseorado majuchilkka Du nuneul gamayo Sarangi wanneunde Geudaen tteonandae Gidaryeonneunde Deo bol suga eopdae Neul babocheoreom Heureuneun nunmuri malhae Annyeong ijen good bye Sigani seodulleo Neol naegero deryeowajugil Dan hanbeonman malhaejugil Mideojiji annneun iyagireul Eodi inneunji Naemam aneunji Bogo sipeunde (Dasin bol su eomneun gose) Bam haneure sorichyeo annyeong Sarangi wanneunde Geudaen tteonandae Gidaryeonneunde Deo bol suga eopdae Neul babocheoreom Heureuneun nunmuri malhae Annyeong ijen good bye Hello hello hel...

Cerpen Remaja : Bosan...

           Udara dingin dan aroma hujan menemaniku dalam kegalauan hati. Hujan gerimis yang sejak tadi belum mereda menjadi teman menunggu dibawah pohon. Ku termenung sambil melayang dalam lamunan. Terbang dalam mimpi bak daun yang gugur tertiup angin. Sejenak aku memikirkan tentang keadaanku, keadaan ketiga kakakku, keadaan rumah lalu kembali lagi ke diriku. Lalu kualihkan kedalam buku tebal yang selalu menemaniku beberapa hari ini.            Ditengah jalan cerita dalam novel, seekor semut merah datang mengajakku bermain. Ku ikuti arah jalan semut merah yang bergerak mengelilingi tanganku. Lalu beralih ke novel yang aku pegang. Mungkin semut juga ingin tahu bagaimana Tara bisa bersatu kembali dengan kakaknya, pikirku dalam hati. Tapi bagaimana mungkin semut bisa membaca novel yang hurufnya saja lebih besar dari tubuhnya. Perlahan senyumku mengembang. Ku letakkan tanganku kembal...