cookieChoices = {}; Hyorin – Hello, Goodbye Langsung ke konten utama

Hyorin – Hello, Goodbye

Hyorin – Hello, Goodbye Lyrics



Romanized:

Uyeonhi naege dagawa
Gamssa anajugo
Seoro meonghani baraboda
Geonnaen mal annyeong
Kkumsogeseoman seuchyeogatdeon
Jigeum neon nae ape
Sarangi wanneunde
Geudaen tteonandae
Gidaryeonneunde
Deo bol suga eopdae
Neul babocheoreom
Heureuneun nunmuri malhae
Annyeong ijen good bye
Hello hello hello
Hello hello
Dasi mannal ttaen naega meonjeo
Gwaenchanha annyeong
Kkumeseorado majuchilkka
Du nuneul gamayo
Sarangi wanneunde
Geudaen tteonandae
Gidaryeonneunde
Deo bol suga eopdae
Neul babocheoreom
Heureuneun nunmuri malhae
Annyeong ijen good bye
Sigani seodulleo
Neol naegero deryeowajugil
Dan hanbeonman malhaejugil
Mideojiji annneun iyagireul
Eodi inneunji
Naemam aneunji
Bogo sipeunde
(Dasin bol su eomneun gose)
Bam haneure sorichyeo annyeong
Sarangi wanneunde
Geudaen tteonandae
Gidaryeonneunde
Deo bol suga eopdae
Neul babocheoreom
Heureuneun nunmuri malhae
Annyeong ijen good bye
Hello hello hello
Hello hello

English Translation:

You came to me by coincidence and embraced me
And as we blankly stared at each other, you said goodbye
You only passed through in my dreams
But now you’re in front of me
Love has come
But you say you’re leaving
I waited for you
But you say I can’t see you anymore
Always like a fool
The flowing tears tell me
Goodbye now, goodbye
Hello Hello Hello
Hello Hello
When we meet again, I’ll be the first to say
I’m alright, hello
Will I see you at least in my dreams?
I close my eyes
Love has come
But you say you’re leaving
I waited for you
But you say I can’t see you anymore
Always like a fool
The flowing tears tell me
Goodbye now, goodbye
I hope time hurries up
And brings you to me
I hope you will tell me just once
Things that are unbelievable
Where are you?
Do you know my heart?
I miss you
(In a place I can’t ever see you again)
I shout to the night sky, hello
Love has come
But you say you’re leaving
I waited for you
But you say I can’t see you anymore
Always like a fool
The flowing tears tell me
Goodbye now, goodbye
Hello Hello Hello
Hello Hello





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen Remaja : Missing You

Rasanya semua berjalan terlalu cepat. Kita berkenalan, kemudian bercerita tentang banyak hal sampai aku merasa bahwa kamu adalah milikku. Kamu membawa perasaan aneh pada hatiku. Setiap hari rasanya hanya ingin bertemu denganmu, atau hanya sekedar saling berbicara di telefon. Entah mengapa semua waktu kosong dalam hariku sudah terpenuhi dengan namamu. Hanya dengan memikirkanmu bisa membuat perasaanku tak karuan. Hariku yang biasa berganti penuh senyum tiap kali membayangkan hidupku denganmu.   Perasaanku tiap detiknya semakin dalam padamu. Kisah yang awalnya hanya ingin berteman, kini berharap lebih. Ada perasaan takut kehilangan walaupun kamu ada disampingku. Cemburu seakan sudah bersarang dalam hatiku. Otak dan jiwaku seakan dibawah kendalimu. Rasanya sesak aku bernafas ketika jauh dan takut ketika bersama. Aneh, aku tidak pernah menyukai sesuatu terlalu berlebihan seperti saat ini. Aku membayangkan diriku bagai drakula yang meminta darah darimu. Tak bisa hidup tanpa ...

Cerpen Remaja : Kebodohanku Karena Cinta

            Jika saja aku melepaskanmu lebih cepat, pasti tidak akan sesakit ini. Jika saja aku mengikuti logika dan pergi menjauhimu, pasti aku tidak menjadi gadis bodoh seperti ini. Dan jika saja kita tidak pernah bertemu, maka aku akan tetap gadis biasa yang tak mengenal rasa dari dikhianati. Semua itu diawali dengan kata jika yang tak mungkin lagi dapat aku ambil. Sekarang hanya tertinggal bayanganmu bersama air mataku yang terbuang sia-sia.             Kamu membuang banyak rayuan yang membuat gadis manapun terlena. Bahkan dengan teganya, kamu menipu gadis pendiam sepertiku dengan mimpi manis dari cinta. Tak heran jika kamu berani mengumbar kasih pada wanita lain didepanku. Aku benar-benar gadis bodoh yang mau diperdaya olehmu. Ya, aku menyesal telah mengenal cinta darimu.             Kamu tidak pernah tahu ...

Cerpen Remaja : Harapan, Cepatlah Datang

            Ku pandangi awan yang menghitam ditiup angin. Suara ribut dari langit seakan menjadi simfoni yang tepat bagiku sekarang. Kilatan cahaya terkadang juga menyapa, membuka dunia dari gelapnya mendung. Bahkan cahayanya cukup untuk membuat mata ini teringat kenangan terakhir kita dalam kilasan cepat. Pertemuanku denganmu yang mengakhiri semuanya. Hubungan, cinta dan hidupku terputus sejak hari itu. Hari aku memulai tangis yang berkepanjangan.         Tetes demi tetes langit mulai berjatuhan ke perut bumi. Bersamaan dengan jatuhnya hujan, air matakupun ikut melayang bersamanya dan lamunanku pergi ke saat-saat aku merindukanmu. Hari dimana aku duduk disudut ruangan menanti kedatanganmu meski aku tahu kau tak akan pernah datang. Hari dimana aku menjadi pecandu pada senyummu yang melegakan dahagaku. Hari dimana aku bisa memanggil namamu dengan ringan dan penuh cinta. Tapi ...