cookieChoices = {}; Korean Drama : Secret Garden's Words Langsung ke konten utama

Korean Drama : Secret Garden's Words

Berikut adalah kata - kata yang Devy kutip dari drama Korea berjudul Secret Garden. Entry ini khursus pencinta Korea ya! 

Selamat Membaca dan Mengutip!!


" Ragaku berusaha berpaling darimu tapi hatiku tidak bisa. Aku tahu sangat sulit untuk tetap bersamamu, namun aku berfikir aku lebih bisa menahan kesulitan saat bersamamu daripada menahan kesulitan jika tidak bersamamu - Gil Ra Im "

"Bisakah aku menjadi lebih dari sekedar putri duyung ? - Gil Ra Im "

"Orang - orang memperhatikan kita - Gil Ra Im
Pasti karena aku mencium seorang stuntwoman miskin , jika ada orang yang mempunyai saham departemen store LOEL ku mereka pasti akan menjualnya dan berkata bahwa aku presdir yang menyia-nyiakan merger besar seumur hidupnya - Ha Joo Won"

"Ada hal - hal yang dianggap fantasi semata - mata karena mereka jauh. Starry tumbuh seperti itu. Sama seperti halnya dengan orang yang terlalu indah, mereka mudah hilang - Dalam buku yang pernah aku baca untuk mencari tahu apa yang benar - benar seperti ini. Ini adalah sebuah bagian yang sudah lama menetap di hatiku. Kini aku menyadarinya, betapa indahnya seseorang. Dan karena itu, seberapa jauh dia dariku. Dia akan menghilang suatu hari nanti, juga seperti yang dilakukan orang ketika mereka terlalu indah - Ha Joo Won "

" Sejak usia berapa kau begitu cantik ? - Ha Joo Woon "

"Kau benar - benar cantik saat kau marah - Ha Joo Won "

"Kamu memang benar. Semuanya benar. Tapi kamu bodoh. Mana ada seorang wanita yang akan mendorong tender, cinta yang bahagia hanya untuk menghilang seperti buih laut. Tidak ada wanita yang memulai cinta dengan ujung yang ditebak - Gil Ra Im "

"Aku berharap kau melihat  apa yang aku lihat. Kau akan berdiri dimana aku berdiri, berbaring di tempat dimana aku tidur. Dan membaca buku yang aku baca. Jika kita dapat bersama - sama dengan cara itu, maka itu sudah cukup. Mari menganggapnya seperti bersama - sama. Itu sudah cukup bagi kita untuk menganggap kita adalah sepasang kekasih - Ha Joo Won "

" Apa kamu suka menghias pohon natal ? Aku membencinya, aku tidak suka juga hal-hal semacam pesta ataupun ulang tahun. Tapi aku tahu kamu akan menyukainya karena kamu biasanya menyukai apa yang aku benci, termasuk kaos kaki itu - Ha Joo Won "

" Jangan menangis karena sinterklas tidak datang pada anak yang menangis - Ha Joo Won "

" Kuperingatkan kau jangan marah karena pria lain! jangan sakit hati karena pria lain dan jangan datang mencariku hanya karena pria lain! - Ha Joo Won "

Lanjutkan ke Secret Garden's word part II

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hyorin – Hello, Goodbye

Hyorin – Hello, Goodbye Lyrics Romanized: Uyeonhi naege dagawa Gamssa anajugo Seoro meonghani baraboda Geonnaen mal annyeong Kkumsogeseoman seuchyeogatdeon Jigeum neon nae ape Sarangi wanneunde Geudaen tteonandae Gidaryeonneunde Deo bol suga eopdae Neul babocheoreom Heureuneun nunmuri malhae Annyeong ijen good bye Hello hello hello Hello hello Dasi mannal ttaen naega meonjeo Gwaenchanha annyeong Kkumeseorado majuchilkka Du nuneul gamayo Sarangi wanneunde Geudaen tteonandae Gidaryeonneunde Deo bol suga eopdae Neul babocheoreom Heureuneun nunmuri malhae Annyeong ijen good bye Sigani seodulleo Neol naegero deryeowajugil Dan hanbeonman malhaejugil Mideojiji annneun iyagireul Eodi inneunji Naemam aneunji Bogo sipeunde (Dasin bol su eomneun gose) Bam haneure sorichyeo annyeong Sarangi wanneunde Geudaen tteonandae Gidaryeonneunde Deo bol suga eopdae Neul babocheoreom Heureuneun nunmuri malhae Annyeong ijen good bye Hello hello hel...

Cerpen Remaja : Bosan...

           Udara dingin dan aroma hujan menemaniku dalam kegalauan hati. Hujan gerimis yang sejak tadi belum mereda menjadi teman menunggu dibawah pohon. Ku termenung sambil melayang dalam lamunan. Terbang dalam mimpi bak daun yang gugur tertiup angin. Sejenak aku memikirkan tentang keadaanku, keadaan ketiga kakakku, keadaan rumah lalu kembali lagi ke diriku. Lalu kualihkan kedalam buku tebal yang selalu menemaniku beberapa hari ini.            Ditengah jalan cerita dalam novel, seekor semut merah datang mengajakku bermain. Ku ikuti arah jalan semut merah yang bergerak mengelilingi tanganku. Lalu beralih ke novel yang aku pegang. Mungkin semut juga ingin tahu bagaimana Tara bisa bersatu kembali dengan kakaknya, pikirku dalam hati. Tapi bagaimana mungkin semut bisa membaca novel yang hurufnya saja lebih besar dari tubuhnya. Perlahan senyumku mengembang. Ku letakkan tanganku kembal...

Dreaming...

  Mimpi.... Semua orang memiliki mimpi, Dan aku yakin semua orang berhak bermimpi Tapi ... Lingkungan lah yang membuat mimpi itu lenyap Aku cuma ingin kalian tau bahwa kita telah berubah Sejak kita mengenal lingkungan Dulu, kita mungkin berharap menjadai seorang princess Mungkin ingin menjadi Presiden Mungkin juga menjadi Kupu-kupu Gila!! Gila??? Kenapa bisa Gila?? Otak kita telah dicuci oleh Kenyataan Ahhh...Mana bisa aku menjadi Presiden! Lebih baik jadi Guru Yang lebih Mudah Atau menjadi pengusaha kecil-kecilan saja Jangan Pernah biarkan otak kita tercuci oleh kenyataan Karena kita akan kehilangan indahnya mimpi